Teknologi 3G merupakan suatu terobosan baru dalam perkembangan selular di Indonesia. Dengan teknologi, kita bisa menikmati pengalaman multimedia yang lebih canggih dibandingkan teknologi sebelumnya. Dengan kecepatan maksimal hingga 384 Kbps, teknologi 3G memungkinkan kita untuk melakukan video call, video conference, bahkan menonton siaran TV di ponsel.
Pada kuartal ke-4 tahun 2007 ini, genap satu tahun teknologi 3G hadir di tengah masyarakat Indonesia. Dan seperti halnya ketika teknologi 2,5G hadir, di tahun pertama kehadiran teknologi 3G para operator pemegang lisensi 3G lebih memfokuskan diri untuk memperkenalkan teknologi 3G kepada masyarakat. Berbagai program edukasi pasar pun telah dilakukan oleh operator-operator pemegang lisensi 3G tersebut. Tentu kita masih ingat ketika para operator dengan gencarnya beriklan di berbagai media massa mengenai kecanggihan fasilitas 3G masing-masing, melakukan roadshow di berbagai kota, dan memberikan promosi berupa video call yang tidak dikenakan biaya sama sekali.
Terlepas dari kelebihan-kelebihan teknologi 3G yang lebih cenderung untuk gaya hidup, sebenarnya kita bisa memanfaatkan kemampuan teknologi 3G untuk meningkatkan penetrasi broadband internet di Indonesia. Hanya saja mungkin apa yang akan saya paparkan ini masih terkendala oleh sarana dan prasarana. Selain itu masih terhambat juga oleh kepentingan bisnis dari beberapa pihak.
Selama ini harga bandwidth selalu dijadikan alasan atas mahalnya koneksi internet di Indonesia. Tapi ternyata hal tersebut dibantah dengan hadirnya layanan internet kecepatan tinggi dan transfer data tak terbatas dengan tarif yang cukup terjangkau. Walaupun dibandingkan dengan negara lain layanan tersebut bisa dibilang mahal. Dibandingkan dengan Vietnam saja kita sudah tertinggal, mereka telah satu langkah didepan dalam menghadirkan layanan broadband murah seharga $26/bulan. Bahkan di Seoul, harga akses internet dengan kecepatan 100 Mbps, bisa didapatkan dengan harga 22.000 won/bulan atau sekitar Rp.215.000,- bila dikonversi ke rupiah.
Lupakan bermimpi mempunyai koneksi broadband 100 Mbps untuk layanan internet perorangan, masyarakat kita belum terlalu membutuhkan kecepatan seperti itu. Bagi masyarakat Indonesia, memiliki koneksi internet dengan kecepatan 384 Kbps dan transfer data tak terbatas sudah cukup mewah. Walaupun sekarang hadir layanan broadband murah di Indonesia, tapi jangkauannya sangat terbatas. Bisa dibilang hanya bisa ditemui di perumahan-perumahan elit saja. Andai saja mereka menggunakan teknologi 3G, akan lebih banyak wilayah yang bisa mereka jangkau.
Dengan teknologi 3G dimungkinkan hadirnya wireless broadband. Dibandingkan dengan kabel fiber optic, sinyal 3G dapat menjangkau lebih banyak area. Bahkan saudara-saudara kita yang tinggal di gang pun bisa terjangkau, tidak hanya rumah-rumah yang dipinggir jalan saja. Bisa dibayangkan betapa cepatnya penetrasi broadband di Indonesia dengan hadirnya wireless broadband berkecepatan 3G yang bisa mencapai 384 Kbps tapi dengan tarif yang terjangkau. Sehingga bisa dinikmati semua kalangan terutama mereka yang memberikan kontribusi terbesar bagi masa depan bangsa seperti para pendidik dan pelajar. Dengan tarif broadband yang masih mahal dan penghasilan para pendidik yang masih minim, tentu saja mereka akan berpikir ulang untuk menyisihkan penghasilannya demi mendapatkan akses broadband. Tapi apabila wireless broadband memiliki tarif yang terjangkau, mungkin mereka akan senang hati menyisihkan penghasilannya untuk memiliki akses wireless broadband dengan tarif murah. karena begitu banyak yang bisa mereka dapatkan melalui akses internet kecepatan tinggi tersebut.
Dengan memiliki akses wireless broadband murah, seorang guru bisa memberikan materi yang lebih luas. Misalkan saja seorang guru geografi yang sedang memberikan materi pelajaran tentang negara Jepang. Guru tersebut bisa mengunduh berbagai macam video dari internet lalu mempresentasikannya di depan anak-anak didiknya. Kemampuan audio visual dari sebuah video tentu saja akan lebih menarik dan lebih bisa menjelaskan dibandingkan dengan hanya mengandalkan textbook. Selain itu, seorang pendidik juga bisa saling berbagi dengan komunitas pendidik lainnya di berbagai belahan dunia. Saling berbagi materi pelajaran atau berbagi pengalaman mengajar. Hal tersebut secara tidak langsung akan memperkaya kemampuan pendidik dalam mengajar. Yang akan berimbas juga pada kualitas anak didiknya.
Sebagai contoh lainnya, bisa kita ambil dari seorang perajin rotan di Cirebon. Selama ini para perajin kita tidak memiliki akses untuk mengetahui perkembangan kerajinan rotan. Maka tidak salah apabila kualitas kerajinan rotan kita kalah apabila dibandingkan dengan negara lain. Tapi kekurangan akses terhadap perkembangan dunia tentu saja bisa diatasi dengan internet. Andai saja para perajin rotan tersebut memiliki akses wireless broadband murah, akses terhadap perkembangan dunia tentu saja bukan menjadi kendala. Para perajin bisa membandingkan kualitas produknya dengan produk sejenis dari negara lain tanpa harus mengunjungi negara tersebut. Dengan melakukan perbandingan, para perajin bisa tahu kelemahan produknya dan bisa belajar untuk memperbaiki kualitasnya. Untuk mengatasi penjualan yang semakin menurun, mungkin menjualnya di situs lelang ebaybisa menambah pasar kerajinan rota mereka. Bahkan bisa saja mereka membuat situs online shopping khusus untuk produk mereka. Banyak kemungkinan yang bisa dilakukan dengan internet.
Ilustrasi di atas mungkin masih berupa impian bagi sebagian besar masyarakat Indonesia karena penetrasi broadband yang masih kecil. Dan wireless broadband dengan teknologi 3G bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan penetrasi broadband di Indonesia mengingat luasnya wilayah negara kita. Sebenarnya hal tersebut bukan hanya sekedar impian, tapi bisa diwujudkan. Hanya saja perlu kerjasama dan keinginan kuat dari berbagai pihak seperti pemerintah sebagai regulator dengan berbagai perusahaan telekomunikasi dan penyedia jasa internet sebagai penyelenggara.
Haruskah negara yang kaya akan SDA seperti Indonesia tertinggal jauh oleh negara-negara tetangga dalam penetrasi internetnya? Singapura, Malaysia, atau Vietnam telah lebih dulu memberikan akses broadband murah bagi masyarakatnya. Kapan giliran Indonesia?


“tanya kenapa” biaya internet di indonesia mahal bgd?? kata dosen gw sih ada unsur monopoli gitu deh.. ada satu perusahaan yg nentuin harga pasaran (pasti taulah siapa). Makanya vendor2 yg lainnya ngikut aja.. teknologi 3G juga ga bakalan idup di indonesia..masyarakatnya masih blom bisa nerima sepenuhnya..wong punya hp aja cuman buat sms doang…hahahha.. hidup CDMA ajalah..
masalahnya gmn masyarakat bisa maju, bisa kenal internet, kalo biaya koneksinya aja masih mahal banget..tapi org2 indo lucu juga sih, kebanyakan beli hape mahal2 , tapi ga bisa gunain..halah
DICARI LOCAL PARTNER DI SELURUH INDONESIA
SpeedNet ( http://www. speed . net . id ) perusahaan penyedia layanan internet broadband (ISP) dengan ijin dan coverage nasional seluruh Indonesia saat ini banyak membutuhkan LOCAL PARTNER untuk di lebih dari 50 kota di seluruh Indonesia untuk mendistribusikan layanan SpeedNet. Untuk menjadi LOCAL PARTNER TIDAK DIBUTUHKAN INVESTASI. Sebagai Local Partner berhak untuk mendapatkan bagi hasil SETIAP BULAN atas biaya langganan yang dibayar oleh setiap customer SpeedNet. Skema yang tersedia untuk melakukan kerjasama yaitu dalam bentuk:
Outlet Partner : Kerjasama bagi hasil dalam pembentukan dan penjualan akses internet konsep RT RW Net dengan harga mulai Rp 300.000/bulan.
SubNet Partner: Kerjasama sistem Franchise / SubNet untuk penjualan seluruh layanan akses internet SpeedNet secara ekslusif di wilayah/kota tertentu di seluruh Indonesia dengan sistem bagi hasil.
Property Partner: Kerjasama antara pengelola Property (Office Building, Mall, Hotel, Apartment, Kawasan Industri, Caf? / Restaurant, Internet Caf? ) untuk penyediaan akses internet dengan sistem bagi hasil.
Dealer / Freelance Partner: Kesempatan usaha sampingan bagi yang bekerja di bidang IT, Toko Computer, Pengusaha, Mahasiswa untuk mendapatkan pendapatan bagi hasil atas penggunaan seluruh layanan akses internet SpeedNet.
Solusi SpeedNet sudah banyak dimanfaatkan oleh pengelola Kawasan Industri (JABABEKA Cikarang, Batamindo Industrial Park. etc), Apartment (Four Season, Apt. Taman Anggrek, etc), Hotel (Ibis, Mercure, etc), Office Building (Wisma GKBI, Menara Thamrin, Menara Mulia, etc). Teknologi SpeedNet memungkinkan untuk dapat dimanfaatkan di seluruh kota di Indonesia, termasuk sampai ke pelosok kota di Indonesia. Kantor Pusat / NOC SpeedNet di Jakarta memiliki koneksi Fiber Optic langsung ke jaringan internet di Singapore, Hongkong, dsb.
Local Partner yang bekerjasama dengan SpeedNet berhak untuk melakukan penjualan layanan SpeedNet diantaranya:
Broadband Wireless Internet: Harga mulai Rp 300.000/bulan untuk Paket Unlimited Internet dengan Frekwensi 2.4 Ghz. Tersedia Paket Corporate dengan Frekwensi 2.4 Ghz, 3.3 Ghz dan 5.8 Ghz. Juga tersedia Paket IIX Only. Customer tidak perlu melakukan investasi pembelian perangkat, status perangkat dipinjamkan, coverage di Jakarta, Cikarang, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Malang, Batam, dsb.
Mobile Wireless Internet: Harga Rp350.000/bulan untuk Paket Unlimited Internet melalui jaringan beberapa Operator Seluler dengan coverage hingga seluruh seluruh pelosok Indonesia. Tersedia juga Paket dengan sistem Time Based atau Volume Based. Coverage tergantung sinyal operator seluler GSM atau CDMA.
Broadband ADSL Internet: Harga mulai Rp 888.000/bulan untuk Paket Unlimited Internet melalui Jaringan ADSL coverage seluruh Indonesia.
Broadband VSAT (Satelit) Internet: Harga mulai $78/bulan untuk Paket VSAT Ku Band 128 Kbps atau $325/bulan untuk 1,5 MB VSAT Ku Band. Tersedia berbagai pilihan VSAT Shared atau Dedicated melalui VSAT C Band, VSAT SCPC, VSAT Downlink Only. Layanan VSAT kami telah memiliki ijin NAP.
Broadband Building: Paket murah untuk di Apartment mulai Rp 300rb/bulan, atau untuk di office building, kawasan industri, sudah ada 80 Gedung yg merupakan SpeedNet Ready Building.
Bila Anda tertarik untuk berlangganan layanan broadband internet SpeedNet dengan harga paling efisien atau tertarik untuk menjalin kerjasama dengan SpeedNet. Silahkan segera email kepada boyke.priutama @ speed. net. id ( boyke.priutama at speed.net.id ) atau hubungi ke 0816 765 678 , website kami di http://www. speed . net . id alamat di Graha BNS, Jl Talang Betutu No 17, Jakarta Pusat.
Apa untuk daerah Bali - Denpasar…
Ada koneksi nya.. ??