Oct 12

Sebagai negara dengan 12 operator selular, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan operator selular terbanyak. Hal tersebut menjadikan iklim kompetisi bisnis telekomunikasi di Indonesia menjadi sengit. Salah satu imbasnya adalah terjadinya perang tarif di antara operator selular.

Apabila kita amati, promosi-promosi di media massa memperlihatkan dengan jelas fenomena perang tarif antar operator ini. Bahkan iklan yang ditampilkan pun cenderung menjatuhkan satu sama lain. Sebagai conth ketika salah satu operator memperkenalkan tarif perdetik, operator pesaing pun mengeluarkan promosi serupa disertai dengan tag line yang menyindir bahkan menjatuhkan operator pesaing. Tidak sehat memang, tapi itulah fakta yang terjadi di fenomena ini.

Selain karena banyaknya pemain di bisnis telekomunikasi, kondisi seperti itu pun dipicu oleh karakteristik konsumen di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, konsumen di Indonesia memang masih melihat tarif dalam menentukan produk yang dipilih. Maka tidak salah apabila operator-operator selular memanfaatkan celah tersebut dalam memasarkan produk-produknya. Walau begitu, konsumen memang diuntungkan dengan adanya perang tarif antar operator ini.

Continue reading »

written by Indra Diky \\ tags: , , ,